Tahap Perkembangan Manusia Dan Ciri Karateristik

TAHAP PERKEMBANGAN MANUSIA DAN CIRI KARATERISTIKNYA
A. FASE BAYI
Masa bayi  dimulai sejak berakhirnya masa orok sampai denga akhir tahun kedua dari kehidupan. Masa bayi ini memiliki cirri-ciri perkembangan fisik, inteligensi, emosi, bahasa, bermain, pengertian, kepribadian, moral, dan kesadaran beragama.

1. Perkembangan Fisik
Ada beberapa cirri-ciri yang tampak pada fisik bayi,
a. Tahun pertama pertumbuhan fisik sangat cepat daripada tahun selanjutnya.
b. Pola perkembangan bayi pria dan wanita sama.
c. Tinggi badan lebih lambat dari pertumbuhan berat badan di tahun pertama dan lebih cepat di tahun kedua

2. Perkembangan Inteligen
Sejak tahun pertama dari usia anak, inteligensi sudah mulai tampak dalam tingkah lakunya contohnya dalam tingkah laku motorik dan berbicara. Anak yang cerdas menunjukkan gerakan yang laancar, serasi, dan koordinasi. Sedangkan anak yang kurang cerdas, gerakannya kaku, dan kurang terkoordinasi. Anak yang cerdas juga cepat dalam perkembangan bahasa. Perkembangan kemampuan motorik (berjalan) pada anak yang cerdas dimulai pada usia 12 bulan, anak yang sedang pada usia 15 bulan, yang moron 22 bulan, dan yang idiot 30 bulan. Dalam perkembangan bahasa (berbicara), anak yang cerdas mulai berbicara pada usia 16 bulan,moron 34 bulan, idiot 51 bulan.

3. Perkembangan Emosi
a. Usia 0,0 - 8 minggu
Emosi anak sangat beryalian denagn perasaaan indrawi (fisik), dengan kualitas perasaan.


b. Usia 8 minggu sampai 1 tahun
Pada usia ini perasaan psikis anak sudah mulai berkembanga. Anak akan merasa senang jika melihat minan yang digantung di depan matanya, atau tidak senang jika dipangku orang asing.

c. Usia 1-3 tahun
Pada usia ini timbul gejala-gejala perkembangan emosi.
1) Emosinya sudah mulai terarahpada sesuatu
2) Dapat menayatakan  perasaaannya dengan berbicara
3) Terdapat sifat labil (mudah kembali berubah), mudah tersulut

4. Perkembangan Bahasa
Ada 3 bentuk prabahasa yang normal muncul pada bayi dalam pola perkembangan prabahasa, yaitu menangis, mengoceh, dan isyarat.
a. Perkembangan Bermain
Bermain pada masa ini terutama terrdiri dari gejala-gejala gerakan , motorik yang tidak menentu dan perangasangan organ-organ keindraan.

b. perkembangan pengertian
Seorang bayi tidak mengetahui tentang apa yang ada di lingkungannya. Bayi tersebut memperoleh pengetahuan dan pengertian melalui kematangan dan belajar.

5. Perkembangan Kepribadian
Pada masa ini berkembang sikap egosentris. sikap ini mempengaruhi sikap sosialnya yaitu, semua orang harus tunduk padanya, semua orang harus melay  ani dirinya, dan segala sesuatu yang dikehendaki harus ada dan dipenuhi. Sikap yang tidak baik ini merupakan keadaan yang masih wajar pada usia bayi  karena masih dikuasai oleh naluri dan kemampuan berpikirnya belum cukup matang.


6. Perkembagan Moral
Seorang bayi belum mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk.pada masa ini anak lebih sering mengulangi perbuatan yang menyenangkan, oleh Karen itu berilah pujian (seperti dicium, dipeluk, dan diberi kata-kata pujian jika dia melakukan perbuatan baik dan sebaaliknya, berilah hukuman jika dia melakkukan perbuatan yang tidak baik.

7. Perkembangan Beragama
Perasaan ketuhanan pada masa ini merupakan fundamen bagi perkembangan perasaan berikutnya. Untuk membantu perkembangan tersebut orangtua sebagai lingkungan pertama bagi anak seyodyannya melakukan hal sebagai berikut.
a. Mengenalkan konsep atau nilai agama kepada anak melalui bahasa.
b. Memperlakukan anak dengan penuh kasih sayang.

B. FASE PRASEKOLAH (USIA TAMAN KANAK-KANAK)
1. Perkembangan Fisik
Merupakan dasar bagi perkembangan berikutnya. Dengan meningkatnya pertumbuhan tubuh, baik menyangkut ukuran berat badan, tinggi, maupun kekutatannya memungkinkan anak untuk dapat lebih mengembangkan ketrampilan fisiknya, dan eksplorasi terhadap lingkungannya dengan  tanpa bantuan oarngtuanya. Pada usia ini banyak juga perubahan fisiologis lalinnya, seperti, pernapasan menjadi lebih lambat, dan mendalam, denyut jantung lebih lambat dan menetap. Untuk perkembangan fisik anak sangat diperlukan gizi yang cukup seperti protein, vitamin, mimneral, dan karbohidrat. Kekurangan gizi dapat mengakibatkan kecacatan tubuh, dan kelemahan mental. Lebih jauh anak akan rentan terkena penyakit atau infeksi, baik mata, telinga, maupun system pernapasan.

2. Perkembangan Intelektual
Periode ini ditandai dengan kemampuan menggunakan sesuatau untuk mempresentasikan sesuatudengan menggunakan symbol untuk melambnagkan suatau kegiatan, benda yang nyata, atau peristiwa. Melalui kemampuan diatas anak maampu berimajinasi atau berfantasi tentang berbagai hal.

3. Perkembangan Emosional
Pada usia 4 tahun anak suadah biasa membedakan bahwa aku berbeda dengan bukan aku (orang lain). Kesadaran ini diperoleh dari pengalamannya, bahwa tidak setiap keinginannya dipenuhi orang lain. Bersamaan dengan itu,berkembang pula perasaan harga diri yang menuntut pengakuan dari lingkungannya. jika lingkungannya tidak mengaku perkembangan anak, maka itu akan berdampak negatif.

Beberapa jenis emosi yang berkembang pada masa anak, yaitu sebagai berikut, takut , cemas, marah, cemburu, kesenanagan, kasih sayang, phobi, ingin tahu.

4. Perkembangan Bahasa
Pada usia ini, perkembangan bahasa dapat diklasifikasikan menjadi 2tahap yaitu, (a) masa ketiga ( 2-2,6 tahun), yang bercirikan, anak sudah mulai bisa menyusun kalimattunggal yang sempurna dan lainnya (b) masa keempat ( 2,6-6,0 tahun), yang bercirikan, anak sudak dapt menggunakan kalimat majemuk beserta anak kalimatnya dan lainnya.

5. Perkembangan Sosial
Pada masa prasekolah perkembangan sosial anak sudah tampak jelas. Mereka sudah mulai aktif bersosialisasi dengan teman sebayanya. Adapun tanda-tanda yana tampak pada tahap ini adalah :
a. Anak mulai mengetahui aturan-aturan,baik dilingkungan keluarga ataupun dilingkungan bermain.
b. Sedikit demi sekdikit anak sudah mulai patuh pada peraturan
c. Anak mulai menyadari hak atau kepentigan orang lain
d. Anak mulai dapat bermain bersama anak-anak lain, atau teman sebaya(peer group)

6. Perkembangan Bermain
Pada usia ini dapat dikatakan masa bermain, beberapa permainan anak menurut Abu Ahmadi, (1997), (a) permainan fungsi (gerak), (b) fiksi (perang-perangan), (c) reseptif atau apresiatif (mendengarkan cerita), (d) membentuk ( kontruksi) ( membuat kue dari tanah liat), (d) prestasi ( sepak bola).

7. Perkembangan Kepribadian
Untuk membentuk kepribadian yang baik tergantung dari lingkungan yang terutama adalah orangtua.orangtua harus memberikan kasih sayang, bijaksana  dan tidak bersikap keras.adapun aspek-aspek perkembangan kepribadian anak yang meliputi hal, (a) dependency dan self-image, (b) initiative vs guilt

8. Perkembangan Moral
Pada masa ini, anak sudah memiliki dasar tentang sikap moralitas terhadap kelompok sosialnya (orangtua, saudara, dan teman sebaya). Untuk penanaman moral yang baik maka kelompok sosialnya harus membimbing anak-anak tersebut.

9. Perkembangan Kesadaran Beragama
Pengetahuan anak tentang agama akan terus bertambah jika orangtua mereka juga terus  menanamkan nilai-nilai agama pada anak-anak mereka.

C. FASE REMAJA
1. Makna Remaja
Fase remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting. Yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi.
Dalam membahas makna remaja ini, berikut beberapa tinjauan atau pandangan dari para ahli.
a. Perspektif Biososial
Persepektif ini memfokuskan kajiannya kepada hubungan antara mekanisme biologis dengan pengalaman sosial. Tokoh-tokohnya adalah G. Stanley Hall dan Roger Barker.
b. Persepektif Relasi Interpersonal
Remaja merupakan suatu periode yang mengalami perubahan dalam hubungan sosial, yang ditandai dengan berkembangnya minat terhadap lawan jenis, atau pengalaman pertama dalam bercinta, kegagalan dalam hubungan sosial memungkinkan menjadi penghambat bagi perkembangan berikutnya. adapun tokoh dalam persepektif ini adalah,  (a) George Levinger, (b) Ellen Bersghheid dan Elaine Walster

c. Perspektif sosiologis dan antropologis
Persepektif ini menekankan studinya terhadap pengaruh norma, moral, harapan-harapan budaya sosial,ritual, tekanan kelompok, dan dampak teknologi terhadap perilaku remaja ( Kingsley Davis, Ruth Benedict)

d. Perspektif psikologis
Teori ini mengkaji hubungan anatara mekanisme penyesuaian psikologis dengan kondisi-kondisi sosial yang memfasilitasinya. ( Erik H. Erikson)

e. Perspektif belajar social
Teori ini tidak menjelaskan tentang pandangan  yang komprehensif, namun telah memberikan pandangan tentang pentingnya prinsip belajar yang dapat digunakan untuk memahami tingkah laku remaja dalam berbagai status sosial. ( Boyd McCandless, Talcot Parson, Albert Bandura)

f. Perspektif psikoanalisis
Periode ini merupakan saat anak berkonsolidasi untuk mencapai perkembangan ego dan super egonya, dan anak banyak melibatkan dirinya dalam kegiatan-kegiatan sosial. ( Anna Freud)

2. Karakteristik Perkembangan
a. Perkembangan fisik
Masa remaja merupakan salah satu di antara dua masa rentangan kehidupan individu, dimana terjadi pertumbuhan fisik yang sangant pesat. Dalam perkembangan seksualitas remaja, ditandai dengan dua cirri, yaitu primer dan sekunder.
1) Ciri-ciri seks primer
NO
WANITA
PRIA
1.


2.

3.

4.
Tumbuh rambut di sekitar kemaluan dan ketiak

Bertanbah besar buah dada

Bertambah besarnya pinggul

Tumbuh rambut di sekitar kemaluan dan ketiak

Terjadi perubahan suara

Tumbuh kumis

Tumbuh jakun

b. Perkembangan kognitif (intelektual)
Remaja secara mental telah dapt berpikir logis tentang berbagai gagasan yang abstrak. Dengan kata lain berpikir operasi formal lebih bersifat hipotesis dan abstrak, serta sistematis dan ilmiah dalam memecahkan masalah daripada berpikir kongkret.

c. Perkembangan emosi
Masa remaj merupakan puncak emosionalitas, yakni perkembangan emosi yang tinggi. Mencapai kematangan emosional merupakan tugas perkembangan yang sangat sulit bagi remaja. Proses pencapaiannya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosio-emosional lingkungannya, terutama lingkungan keluarga dan kelompok teman sebaya.
d. Perkembangan social
Remaja memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik menyangkut sifat-sifat peribadi, minat nilai-nilai maupun perasaannya. Remaja memilih teman yang memiliki kualitas psikologis yang relative sama dengan dirinya, baik menyangkut interes, sikap, nilai, dan kepribadian.

e. Perkembangan moral
Melalui perkembangan atau interaksi sosial, tingkat moralitas remaja sudah lebih matang dari usia anak. Mereka sudah lebih mengenal tentang nilai-nilai moral atau konsep-konsep moralitas, seperti kejujuran, keadilan, kesopanan, dan kedisiplinan.

f. Perkembangan kepribadian
Fase remaja merupakan saat yang paling penting bagi perkembangan dan integrasi kepribadian. Masa remaja merupakan saat berkembangnya identy (jati diri). Apabila remaja gagal mengintegritaskan aspek-aspek dan pilihan atau merasa tidal mampu untuk memilih, maka dia akan memgalami kebingungan. Adapun perkembangan identy dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu, iklim keluarga, tokoh idola, peluang pengembangan diri.

g. Perkembangan kesadaran beragama
Kemampuan berpikir abstrak remaja memungkinkannya untuk dapat mentransformasikan keyakinan beragama.

h. Problem  Remaja
Remaja sebagai individu yang sedang dalam proses berkembang ke arah kematangan atau kamandirian. Remaja memerlukan bimbingan karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannya, juga pengalaman dalam menentukan arah kehidupannya. Proses perkembangan individu tidak selalu berlangsung secara mulus, steril dari masalah . Faktor penghambat bisa bersifat internal dan eksternal.

D. MASA DEWASA (18-40 TAHUN)
Masa dewasa dimulai pada usia 18 tahun. Masa dewasa secara biologis ditandai dengan kesiapan bereproduksi dan secara psikologis memiliki kesiapan dan kematang mental. Pertumbuhan fisik secara memanjang (bertambah tinggi) masih berlangsung hingga mencapai usia 22 tahun. Biasanya tinggi dan berat badan konstan dan mulai bertambah berat setelah mencapai usia 32 tahun. Kematangan mental pria dicapai setelah usia 5 tahun, sedangkan pada wanita kematangan mental lebih cepat.

E. MASA MANULA (>40 TAHUN)
Manula (manusia usia lanjut) dimulai pada usia 40 tahun. Pertumbuhan sel-sel tidak secepat pengausan sel-sel sehingga terjadi kemunduran fungsi organ-organ tubuh. Organ tubuh yang sering mengalami kemunduran adalah mata, telinga, dan pertumbuhan otot.

Pada wanita, biasanya estrogen menurun sejak usia 40 tahun. Akibatnya ovulasi menurun dan sikius menstruasi terganggu. Kemampuan bereproduksi menurun dan jika terjadi kehamilan, biasanya beresiko tinggi. Kemampuan seksual mungkin tetap. Menurunnya produksi estrogen dapat berpengaruh path bagian tubuh lain. Kekenyalan kulit wajah menurun, terjadi pengeroposan tulang (osteoporosis).

Kekurangan estrogen dapat diatasi dengan mengkonsuinsi makanan dan kedelai, misalnya tahu dan tempe. Pada pria, kemampuan menghasilkan sperma terus berIanjut tanpa batas. Walau demikian, kualitas sperma yang dihasilkan menurun Bayi yang dihasilkan dan pria manula sering mengalami kelainan fisik atau mental.

Susunan Makalah Yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

Sebenarnya ada banyak artikel tentang contoh makalah yang lengkap, baik dan benar di internet, tapi mudah-mudahan tulisan kali ini bisa membantu anda dengan menyajikan secara lebih detail bagaimana mudahnya menyusun makalah secara baik dan benar dengan berpedoman pada kerangka makalah yang meskipun bisa berbeda-beda antara institusi tempat dimana anda belajar yang satu dengan yang lainnya, tapi inilah kerangka, format atau susunan makalah yang umum digunakan untuk makalah dengan bahasa Indonesia.

Susunan Makalah Yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

Pada saat kita akan membuat atau menyusun makalah, sudah seharusnya berpedoman pada kerangka makalah. Kerangka makalah yang baik dan benar terdiri dari:
  1. Cover
  2. Daftar Isi
  3. Kata Pengantar
  4. Bab I Pendahuluan
  5. Bab II Pembahasan
  6. Bab III Penutup
  7. Daftar Pustaka
  8. Lampiran
Contoh Makalah
Contoh Makalah

Contoh Cover Makalah

Untuk membuat cover atau jilid makalah, biasanya kita isi dengan beberapa keterangan yang meliputi nama siswa/siswi/kelompok yang membuat makalah, judul makalah, nama dosen/guru, logo universitas/sekolah, serta nomor mahasiswa/absen. Beikut ini Contoh Cover Makalah:



Contoh Daftar Isi Makalah

Daftar Isi Makalah biasanya berisi susunan isi makalah. Judul dan nomor halaman setiap uraian yang ada di makalah ditulis dan disusun dengan rapi. Berikut ini contoh halaman Daftar Isi yang lengkap, baik dan benar:



Contoh Kata Pengantar

Halaman kata pengantar berisi kata pengantar atau salam pembuka. Isi dari kata pengantar atau salam pembuka biasanya berhubungan dengan dasar pemikiran kenapa judul/tema makalah tersebut dipilih untuk dibahas. Akan tetapi, dasar pemikiran yang ditulis hanya sekilas saja, dan diakhiri dengan tanda tangan pembuat makalah. Berikut ini Contoh halaman Kata Pengantar:



Contoh Pendahuluan Makalah

Dalam Pendahuluan Makalah kita harus menuliskan sesuai dengan kerangkanya yaitu terdiri dari:

  1. Latar Belakang
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan
  4. Manfaat
Berikut ini lebih jelas tentang Contoh Pendahuluan Makalah:



Contoh Pembahasan Makalah

Pembahasan Makalah merupakan isi dari makalah. Referensi dan sumber yang terkait dengan penelitian dalam makalah. Dalam Pembahasan Makalah inilah semua materi tinjuan pustaka, hasil penelitian berupa wawancara, observasi lapangan, kegiatan eksperimen laboratorium dan lain-lain ditulis secara detail untuk menjawab point-point penting yang dirumuskan dalam rumusan masalah pada Bab I makalah. Untuk Contoh Pembahasan Makalah ini anda bisa lihat pada setiap contoh makalah yang ada di sini.

Contoh Penutup Makalah

Penutup Makalah ini biasanya berisi:
  1. Kesimpulan; yaitu kesimpulan atau hal apa yang menjadi pemecah masalah dalam makalah.
  2. Saran; memberikan beberapa saran tentang hal yang berhubungan dengan isi makalah.
Berikut ini Contoh Penutup Makalah pada Bab III:



Contoh Daftar Pustaka

Pada Daftar Pustaka, kita tulis dengan rapi sumber-sumber informasi yang Anda gunakan sebagai referensi penulisan makalah. Untuk Contoh Daftar Pustaka harus diperhatikan cara penulisan yang baik dan benar, silahkan lihat contohnya di bawah ini:


Demikian pembahasan tentang Susunan Makalah Yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
, mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi anda yang sedang menyusun makalah untuk kegiatan pembelajaran di sekolah, perguruan tinggi ataupun di mana saja anda menuntut ilmu.

4 Contoh Kata Pengantar Makalah yang Benar

Contoh Kata Pengantar Makalah 1

KATA PENGANTAR

          Sebagai seorang pemula, kami telah berupaya sekuat tenaga agar makalah ini dapat terwujud. Yang pertama, yang perlu kami sampaikan adalah rasa hormat yang setinggi-tingginya serta sujud yang sedalam-dalamnya pada beliau Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat anugerahnya karya ini dapat terselesaikan.

          Rasa hormat perlu disampaikan pada pihak yang telah membantu sehingga karya ini dapat terwujud. Dengan telah terwujudnya makalah ini, maka semua bantuan yang telah diberikan guru tidak akan bisa terlupakan begitu saja dan tentu saja terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan pada pihak yang telah membantu.

          Walaupun makalah ini sudah mampu diselesaikan namun sudah pasti masih ada kekurangan disana sininya, sehingga saran, kritik, masukan, pembenahan, perbaikan-perbaikan yang disampaikan secara lisan maupun tertulis sangat diperlukan demi kesempurnaannya.

Wangon, 24 Agustus 2016


Tim Penyusun

Contoh Kata Pengantar Makalah 2

KATA PENGANTAR

    Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakat.

    Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
   
    Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
   
    Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
   
                                                                                     Banteran,  Maret 2016

   
                                                                                              Penyusun

Contoh Kata Pengantar Makalah 3

KATA PENGANTAR

    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

                                                                                       Jatilawang, Maret 2016


                                                                                               Penyusun

Contoh Kata Pengantar Makalah 4

KATA PENGANTAR

 Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul "Contoh Kata Pengantar Makalah Yang Baik". Atas dukungan moral dan materil yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Bapak Suryadiputro, M.Pd, selaku kepala sekolah Westbatavia, yang memberikan bimbingan, saran, ide dan kesempatan untuk menggunakan fasilitas Laboratorium Bahasa.

2. Bapak Bogordiharja, M.Pd, selaku guru Pembimbing kami, yang memberikan dorongan, masukan kepada penulis.

3. Ibu Sukmawati, M.Pd, selaku wali kelas kami, yang banyak memberikan materi pendukung, masukan, bimbingan kepada penulis.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.


                                                                                        Banyumas, 20 Maret 2015


                                                                                             Jerry Permata

Perkembangan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda

PERKEMBANGAN PEMERINTAH KOLONIAL HINDIA BELANDA DI INDONESIA
1. Bubarnya VOC
Kejayaan VOC ternyata tidak bertahan lama. Dalam perkembangannya VOC mengalami masalah yang besar, yakni kebangkrutan. Kebangkrutan VOC ini terutama sekali terjadi karena para pegawainya banyak yang melakukan korupsi. Waktu itu VOC sudah sangat merosot, kas kosong, utang menumpuk dan tidak mampu lagi menciptakan pengawasan dan keamanan atas wilayah Indonesia. Inilah sebabnya maka pada tanggal 31 Desember 1799, VOC dibubarkan. Setelah VOC dibubarkan kekuasaan kolonial di Indonesia diambil alih Pemerintah Belanda.
2. Terbentuknya Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda
Dengan dibubarkannya VOC, maka mulai terjadi perubahan politik pemerintahan di Indonesia. Kepulauan Indonesia yang dikuasai VOC, berganti diperintah dan dijajah oleh pemerintah Belanda. Untuk menjalankan pemerintahan kolonial di Indonesia diangkatlah seorang gubernur jenderal. Gubernur jenderal ini berkuasa di Indonesia atas nama pemerintah di negeri Belanda. Dengan diangkatnya Gubernur Jendral di Indonesia terbentuklah pemerintahan Kolonial Belanda di Indonesia.
a. Pemerintahan Daendels (1808-1811)
Untuk menjalankan pemerintahan di Indonesia diangkatlah gubenur jendral Daendels. Daendels tiba di Indonesia pada tanggal 1 Januari 1808. Daendels kemudian mengadakan banyak tindakan. Salah satu tindakan Daendels yang terkenal adalah dalam bisang sosial ekonomi.
b. Pemerintahan Janssen (1811)
Sebagai pengganti Danedels dikirimlah Jan Willem Janssen. Ia mulai menjabat Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Jawa tahun 1811. Ia kemudian memperbaiki keadaan yang ditinggalkan oleh Daendels. Namun Daerah Kepulauan Maluku sudah berhasil direbut oleh Inggris. Bahkan secara de factodaerah kekuasaan Hindia Belanda di masa Janssen itu tinggal daerah-daerah tertentu, misaInya Jawa, Makasar, dan Palembang. Inggris terus mendesak kekuatan Belanda di Indonesia. Akhirnya Belanda menyerah di Tuntang, Salatiga. Penyerahah Janssen kepada Inggris secara resmi melalui Kapitulasi Tuntang yang ditandatangani pada tanggal 18 September 1811.

PEMERINTAH TRANSISI INGGRIS DI INDONESIA
Sejak tahun 1811, Indonesia berada dibawah kekuasaan Inggris. Keberhasilan Inggris mengalahkan Prancis di Eropa menyebabkan kekuasaan Belanda atas Indonesia bergeser ke tangan Inggris. Untuk itulah ditandatangani Kapitulasi di Tuntang (dekat Ambarawa, Jawa Tengah) pada 18 oktober 1811, yang isinya yaitu:
1. Pulau Jawa dan sekitarnya dikuasai Inggris
2. Semua tentara Belanda menjadi tawanan Inggris
3. Orang Belanda dapat menjadi pegawai Inggris
Pada waktu Indonesia dijajah Inggris, pusat kekuasaan Inggris di Timur jauh adalah Kalkuta dengan Lord Minto sebagai gubernur jenderalnya. Lalu Gubernur Jenderal Lord Minto memercayakan kepada Thomas Stamford Raffles sebagai kepala pemerintahan Inggris di Indonesia. Raffles memulai tugasnya pada tanggal 19 Oktober 1811 yang berkedudukan di Jakarta. Pendudukan Inggris atas wilayah Indonesia tidak berbeda dengan penjajahan bangsa Eropa lainnya.
Pada masa pemerintahannya Raffles banyak mengadakan perubahan-perubahan, dan mengambil beberapa kebijakan-kebijakan antara lain sebagai berikut:
1. Bidang Birokrasi Pemerintahan Langkah-langkah Raffles pada bidang pemerintahan ini yaitu Pulau Jawa dibagi menjadi 16 keresidenan (sistem keresidenan ini berlangsung sampai tahun 1964). Mengubah sistem pemerintahan yang semula dilakukan oleh penguasa pribumi menjadi sistem pemerintahan kolonial yang bercorak Barat.
2. Bidang Ekonomi dan Keuangan Petani diberikan kebebasan untuk menanam tanaman ekspor, sedang pemerintah hanya berkewajiban membuat pasar untuk merangsang petani menanam tanaman ekspor yang paling menguntungkan. Penghapusan pajak hasil bumi (contingenten) dan sistem penyerahan wajib (verplichte leverantie) yang sudah diterapkan sejak zaman VOC. Menetapkan sistem sewa tanah (landrent) yang berdasarkan anggapan pemerintah kolonial. Pemungutan pajak secara perorangan. Mengadakan monopoli garam dan minuman keras.
3. Bidang Hukum Sistem peradilan yang diterapkan Raffles lebih baik daripada yang dilaksanakan oleh Daendels. Karena Daendels berorientasi pada warna kulit (ras), Raffles lebih berorientasi pada besar kecilnya kesalahan.
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN BARAT PADA MASA KOLONIAL BELANDA
1. Pendidikan Rendah Setingkat SD.
Pendidikan rendah terdiri atas sekolah-sekolah yang berbeda bahasa pengantarnya, yaitu sekolah rendah dengan bahasa pengantar bahasa Belanda dan bahasa daerah.
A. Sekolah Rendah dengan Bahasa Pengantar Bahasa Belanda
Europeesche Lagere School (ELS) atau Sekolah Rendah Eropa yang diperuntukan bagi keturunan Eropa, keturunan timur asing atau pribumi dari tokoh terkemuka.
B. Sekolah Rendah dengan Bahasa Pengantar Bahasa Daerah.
Twede Klasse School atau Sekolah Kelas Dua, disediakan untuk golongan pribumi dengan lama belajar 5 tahun. Sekolah rendah ini pertama didirikan pada tahun 1892. Volksschool atau Sekolah Desa yang disediakan untuk anak-anak golongan pribumi dengan lama belajar 3 tahun.

2. Pendidikan Menengah Setingkat SMP/SMA
Jenis pendidikan menengah lanjutan di antaranya sbb:
Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) atau Pendidikan Rendah yang Diperluas merupakan kelanjutan dari sekolah rendah yang menggunakan pengantar bahasa Belanda dengan lama belajar 3-4 tahun. Sekolah ini diperuntukkan bagi golongan pribumi dan timur asing dan pertama kali di dirikan pada tahun 1914.

3. Pendidikan Menengah Setingkat SMP/SMK
Pendidikan menengah kejuruan didirikan dengan tujuan memberikan pendidikan pertukangan, teknik, dagang, pertanian dan kewanitaan.

4. Pendidikan Tinggi.
Pada dasawarsa kedua abad ke 20, mulailah di didirikan pendidikan tinggi bagi golongan pribumi. Beberapa pendidikan tinggi yang terkenal yaitu sbb:
Geneeskundige Hooge School (GHS) atau Sekolah Tinggi Kedokteran. Sekolah ini didirikan di Jakarta pada tahun 1927 dan menerima lulusan AMS atau HBS dengan lama belajar 6 tahun.  Rechtskundige Hooge School (RHS) atau Sekolah Tinggi Hukum yang didirikan tahun 1924 dan menerima lulusan AMS dan HBS dengan lama belajar 5 tahun.
PEMBENTUKAN BPUPKI

Pembentukan BPUPKI
Jepang mulai menguasai Indonesia setelah Belanda menyerah terhadap Jepang di daerah Kalijati, Subang, Jawa Barat tepat pada tanggal 8 Maret 1942. Semboyan yang dimiliki Jepang yakni "Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia dan Jepang Cahaya Asia" diteriakkan oleh Jepang kepada rakyat Indonesia untuk menarik simpati rakyat Indonesia. Sejak mereka berkuasa di Indonesia, Jepang menguras kekayaan dan tenaga rakyat Indonesia yang memberikan kesengsaraan bagi rakyat Indonesia.
Penjajahan Belanda dan Jepang pada masa itu memberikan penderitaan yang dalam bagi Bangsa Indonesia. Namun, dengan semua penderitaan yang ada, tidak menyurutkan semangat Bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaannya. Berbagai upaya telah mereka lakukan dengan menyusun barisan dan bersatu padu untuk mewujudkan cita-cita yakni menjadi Bangsa yang Merdeka!
Pada bulan September tahun 1944, Perdana Menteri (PM) Jepang, Koiso, di dalam sidang Parlemen mengatakan bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Bangsa Indonesia. Tindak lanjut dari janji itu, tepat pada tanggal 1 Maret 1945 dibentuklah  BPUPKI / Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai). BPUPKI ini memiliki anggota sebanyak 62 orang yang terdiri dari banyak tokoh bangsa Indonesia dan 7 anggota perwakilan dari Jepang itu sendiri. Ketua BPUPKI itu sendiri adalah dr. K. R. T Radjiman Wedyodiningrat, dengan Wakil Ketua yakni Ichibangase Yosio (Jepang) dan R. P. Soeroso.
BPUPKI lantas mengadakan sidang sebanyak 2x sidang resmi dan 1x sidang yang tidak resmi. Sidang resmi pertama berlangsung pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945, yang membahas mengenai Dasar Negara. Sementara itu, Sidang Kedua berlangsung pada tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang membahas mengenai Rancangan Undang-Undang Dasar. Sidang BPUPKI ini dilaksanakan di Gedung "Chuo Sangi In" dan saat ini, Gedung tersebut dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila.

PERISTIWA SETELAH PROKLAMASI KEMERDEKAAN
1. Bandung lautan api
Pada tanggal 17 Oktober 1945 Belanda mendaratkan pasukannya di wilayah Bandung. Belanda kemudian mengeluarkan ultimatum pada tanggal 21 November yang berisikan agar para penduduk mengosongkan wilayah tersebut sebelum tanggal 29 November 1945, namun ultimatum tersebut tidak diindahkan oleh para pejuang sehingga sering terjadi perang disana. Kemudian pada tanggal 23 Maret 1946 Belanda mengulangi ultimatumnya. Akhirnya atas instruksi dari pemerintah RI di Jakarta, para pejuang mau meninggalkan kotanya walau dengan berat hati.  Namun sebelum meninggalkan kota tersebut, terlebih dahulu para pejuang menyerang ke arah sekutu dan membumi hanguskan bandung wilyah selatan.
2. Puputan Margarana
Isi dari perundingan Linggarjati pada tanggal 10 november 1946 adalah Belanda mengakui secara de facto wilayah Indonesia yaitu JAWA, SUMATRA, dan MADURA, namun Bali tidak termasuk yang menyebabkan rakyat bali kecewa berat. Kemudian Belanda membujuk I GUSTI NGURAH RAI untuk membentuk Negara Indonesia Timur (NIT). Namun ajakan tersebbut ditolak dengan tegas dan dijawab dengan perawanan senjata.
3. Peristiwa Westerling di Makassar
Pada  bulan Desember 1946 Belanda mendaratkan pasukannya di wilayah Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Raymond Westerling untuk membersihkan wilayah tersebut dari orang” yang memberontak pembentukan NIT serta pejuang” disana. Kemudian pasukannya mulia meneyran kea rah desa  pada tanggal 7-25 Desember dan pada tanggal 10 Desember 1946 wilyah tersebut dinyatakan sebagai wilayah perang.
4. Serangan umum 1 Maret 1949
Pada agresi militer Belanda yang kedua bulan desember 1948, Indonesia berhasil ditaklukan oleh Belanda. Presiden,wapres beserta mentri-mentrinyapun ditawan oleh Belanda. Akhirnya Belanda menyatakan RI telah runtuh! Tanpa disadari oleh Belanda, Indonesia membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di bukit tinggi. Karena adanya agresi militer belanda yang kedua, TNI serta kelompok bersenjata yang lain menjadi terpecah belah, masalah tersebut berhasil diatasi dengan mengirim kurir, telegram, ataupun mengirim sinyal radio.

PERJUANGAN FISIK MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DI SURABAYA
Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya berawal dari mendaratnya tentara Inggris yang dipimpin oleh  Sir Philip Christison pada tanggal 29 September 1945 di Jakarta dan diboncengi tentara NICA (Netherlands Indies Civil administration) dipimpin  oleh Dr. H.J. Van Mook.
Tanggal 25 Oktober 1945 Brigjen A.W.S. Mallaby memimpin pendaratan Inggris di Surabaya untuk melucuti tentara Jepang dan interniran (tawanan perang). Mallaby telah sepakat dengan wakil pemerintah RI untuk saling menjaga keamanan. Inggris melanggar beberapa kesepakatan yaitu :
1. Pada tanggal 26 Oktober 1945 Inggris mengingkari janjinya dengan menyerbu Penjara Kalisosok Surabaya dibawah pimpinan Kapten Shaw.
2. Pada tanggal 27 Oktober 1945 Inggris menduduki Pangkalan Udara Tanjung Perak, Kantor Pos Besar dan Gedung Bank Internatio.
3. Pada siang harinya tanggal 27 Oktober 1945 pesawat terbang Inggris menyebarkan pamplet yang isinya memerintahkan agar rakyat Surabaya dan Jawa Timur menyerahkan senjata yang di rampas dari tentara Jepang.
Akibat Inggris yang melakukan pelanggaran tersebut maka membangkitkan perlawanan rakyat Surabaya. Maka pertempuranpun tak bisa dihindarai dan berlangsung selama 2 hari (27 - 29 Oktober 1945). Tanggal 30 Oktober disepakati untuk menghentikan pertempuran setelah terjadi pertemuan Presiden Soekarno dan Mallaby. Tetapi pada sore harinya (30 Oktober 1945) terjadi pertempuran di Bank Internatio dan menewaskan Brigjen A.W.S. Mallaby.
Pada tanggal 9 Nopember 1945 Inggris mengeluarkan ultimatum (ancaman) yang isinya memerintahkan kepada seluruh para pemimpin dan pemuda Indonesia agar menyerahkan senjata di tempat-tempat yang telah di tentukan sambil mengangkat tangan, selambat-lambatnya pukul 06.00 tanggal 10 Nopember 1945 dan jika hal itu tidak dilakukan maka Inggris akan menyerang Surabaya dari darat, laut dan udara. Gubernur Jawa Timur R.M. Suryo dan para tokoh TKR (Tentara Keamanan Rakyat) menolak ancaman Inggris, bahkan melakukan perlawanan. Maka pada tanggal 10 Nopember 1945 meletuslah perlawanan sengit menghadapi tentara gabungan (Inggris, Gurkha dan Belanda).
SEBAB SEBAB TERJADINYA PERANG DUNIA 1
1. Pertentangan antara Negara di Eropa.
Jerman dan Inggris bersaing memperebutkan daerah jajahan, armada laut, dan tempat pemasaran industri.
Pertentangan Jerman dengan Perancis yang dilatar belakangi keinginan Perancis membalas kekalahannya dalam perang ditahun 1871.
Jerman dan Rusia bertikai karena Rusia menganggap Jerman telah menjadi penghambat dalam menguasai pelabuhan-pelabuhan di Laut Tengah.
Pertentangan Austria-Hongaria dengan Rusia memperebutkan daerah Balkan.
Turki dan Rusia berebut pelabuhan-pelabuhan di Balkan. Politik Air Hangat Rusia yang bertujuan memperoleh pelabuhan-pelabuhan laut yang pada musim dingin tidak beku selalu dihalangi Turki.
2. Politik Mencari Kawan (Politik aliansi)
Triple Alliantie yang terdiri dari Jerman dan Austria, Hongaria dan Italia berdiri tahun 1882
Triple Entente yang terdiri dari Perancis, Rusia dan Inggris berdiri tahun 1907.
3. Perlombaan Senjata.
Berbagai negara berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas persenjataan karena kecurigaan adanya serangan dari luar, seperti senapan, pistol, artileri, tank, pesawat tempur dan gas kimia.
Terjadinya insiden Sarajevo, yaitu terbunuhnya putra mahkota Austria Frans Ferdinand dan istrinya di Sarajevo (ibu kota Bosnia) oleh anggota Serbia Raya Gavrilo Principe tanggal 28 Juni 1914.
Kemudian Austria mengeluarkanultimatum kepada Serbia agar menyerahkanpembunuhnya dalam waktu dekat, tapi ultimatum itu tidak dihiraukanoleh Serbia. Akibatnya Austria mengumumkan perang terhadap Serbia pada tanggal 28 Juli 1914. Pada tanggal 1 Agustus 1914 sekutu Austria yaitu Jerman menyatakanperang terhadap Rusia dan tanggal 4 Agustus 1914 Jerman menyatakan perang terhadap Perancis dan Inggris, dalam waktu singkat perang meluas keseluruh Eropa.

ALASAN PERLAWANAN RAKYAT DAN PERGERAKAN KEBANGSAAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG
1. Perlawanan dengan Strategi Kooperasi
Perlawanan dengan strategi kooperasi (bekerja sama) muncul karena Jepang melarang berdirinya semua organisasi pergerakan nasional. Pemerintah pendudukan Jepang mengeluarkan kebijakan yang hanya mengakui organisasi organisasi bentuknya yang ditujukan bagi kemenangan Perang Asia Pasifik. Tokoh tokoh pejuang nasionalis kemudian memanfaatkan semua organisasi bentukan Jepang itu dengan cara menggembleng kaum muda agar terus berusaha mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, mereka berhasil merumuskan rancangan UUD dan dasar negara yang akan diperlukan apabila Negara telah merdeka.
2. Perlawanan dengan Strategi Gerakan di Bawah Tanah (Ilegal)
Perlawanan gerakan dibawah tanah atau illegal muncul akibat terlalu kuatnya pemerintah Jepang menekan dan melarang golongan oposisi. Gerakan nasionalisme yang ada ternyata tidak mampu menandingi kekuatan pemerintah Jepang. Oleh karena itu, beberapa perjuang nasionalis mengambil jalan melakukan gerakan dibawah tanah (illegal).
3. Perlawanan Bersenjata
Perlawanan bersenjata rakyat Indonesia yang dilakukan di berbagai daerah meliputi perlawanan rakyat (misalnya di Singapura, Jawa Barat) dan perlawanan tentara Peta.
4. Perlawanan Rakyat Singaparna, Jawa Barat.
Perlawanan rakyat pada masa pendudukan Jepang banyak dipimpin oleh para ulama yang bersikap nonkooperasi terhadap kebijkan pendudukan militer Jepang. Perlawanan rakyat Singapura dipimpin oleh K.H Zainal Mustafa, seorang pimpinan pesantren Sukammah di Singaparna, Tasikmalaya (Jawa Barat).
5. Perlawanan Peta di Blitar
Prajutit prajurit Peta di Blitar dibawah pimpinan Shodanco (Komandon Peleton) SUPRIYADI melancarkan perlawanan terhadap Jepang pada 14 Februari 1945. Perlawanan ini timbul karena ia tidak tahan melihat kesengsaraan rakyat terutama didaerah Blitar yang dipekerjakan sebagai tenaga romusha. Apalagi banyak diantara mereka merupakan sanak family keluarga prajurit Peta.

PERJUANGAN RAKYAT DAN PEMERINTAH DIBERBAGAI DAERAH DALAM USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA
1. Pertempuran 10 November di Surabaya
Pada tanggal 28 Oktober 1945 terjadi insiden di Bank Internasional Jembatan Merah Surabaya yang menewaskan Brigjend. Mallaby.
2. Bandung Lautan Api (23 Maret 1946)
Tanggal 29 Oktober 1945, Sekutu mengeluarkan ultimatum agar TKR meningggalkan kota Bandung bagian Utara. TKR di bawah pimpinan Aruji Kartawinata menolak ultimatum tersebut.
3. Peristiwa Palagan Ambarawa (21 November – 15 Desember 1945)
Pertempuran terjadi karena Sekutu secara sepihak membebaskan tawanan Belanda di Magelang dan Ambarawa.
4. Pertempuran Medan Area (10 Desember 1945)
Pasukan Sekutu dipimpin T.E.D. Kelly tiba di Medan tanggal 9 Oktober 1945.
5. Peristiwa Merah Putih di Manado (14 Februari 1946)
Timbulnya perlawanan dikarenakan Sekutu melarang rakyat mengibarkan bendera Merah Putih.
6. Perisiwa Merah Putih di Biak, Papua (14 Maret 1948)
Pada tanggal 14 Maret 1948 rakyat menyerbu tangsi Belanda di Sorido dan Biak.
7. Perang Puputan Margarana di Bali (18 November 1946)
Belanda tiba di Bali tanggal 2 Maret 1946. tujuannya untuk membentuk Negara Indonesia Timur (NIT) dengan mengajak kerjasama I Gusti Ngurah Rai.
8. Pertempuran di Sulawesi Selatan.
Tanggal 25 Desember 1946 pasukan Belanda dipimpin Kapten Raymond Westerling membunuh ribuan rakyat di Sulawesi Selatan.
9. Pertempuran Empat Hari di Surakarta (7 – 10 Agustus 1949)
10. TRI dipimpin oleh Letkol Slamet Riyadi menghadapi pasukan Belanda yang mengadakan tekanan militer di Surakarka (Solo). Peristiwa ini dikenal dengan pertempuran empat hari di Solo.
11. Pertempuran Laut di Teluk Cirebon (5 januari 1947)
12. Pertempuran laut ini terjadi setelah kapal perang Belanda menyerang iring-iringan kapal RI yang kembali dari latihan bersama (AD dan AL). dalam hal ini kapal Belanda berhasil menenggelamkan KRI Gajah Mada yang dipimpin oleh Letnan Samadikun.
ALASAN DIKELUARKANNYA DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959 DAN PENGARUHNYA YANG DITIMBULKAN
Isi Dekrit Presiden (5 Juli 1959) Sebagai berikut.....
    Pembubaran konstituante
    Berlakunya kembali UUD1945,
    Tidak berlakunya lagi UUD S 1950
    Pemakluman bahwa pembentukan MPRS dan DPAS akan dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya
Pengaruh Dekrit Presiden
Dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 maka negara kita memiliki kekuatan hukum untuk menyelamatkan negara dan bangsa Indonesia dan ancaman perpecahan.Sebagai tindak lanjut dan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 maka dibentuklah beberapa lembaga negara yakni: Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS), Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) maupun Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR - GR). Dalam pidato Presiden Soekarno berpidato pada tanggal 17 Agustus 1959 yang berjudul “Penemuan Kembali Revolusi Kita”. Pidato yang terkenal dengan sebutan “Manifesto Politik Republik Indonesia” (MANIPOL) ini oleh DPAS dan MPRS dijadikan sebagai Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).
Isi dan Penjelasan Dekrit Presiden (5 Juli 1959) dan Pengaruhnya
Menurut Presiden Soekarno bahwa inti dan Manipol ini adalah Undang- Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia. Kelima inti manipol ini sering disingkat USDEK. Dengan demikian sejak dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan bemegara ini baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya. Dalam bidang politik, semua lembaga negara harus berintikan Nasakom yakni ada unsur Nasionalis, Agama, dan Komunis.

USAHA PEMBEBASAN IRIAN BARAT MELALUI UPAYA DIPLOMASI
Perjuangan Diplomasi
Perjuangan Pembebasan Irian Barat - Salah satu keputusan dalam KMB (27 Desember 1949) Belanda mengikuti kedaulatan Indonesia sepenuhnya kecuali wilayah Irian Barat yang rencananya akan dikembalikan setahun kemudian. Namun setelah pengakuan kedaulatan, Belanda tidak juga menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia.
Di forum PBB Indonesia juga melakukan pendekatan dengan negara-negara Asia Afrika dan ini membawa hasil yang positif, antara lain sebagai berikut :
1. Dalam Konferensi Pancanegara II di Bogor lima negara peserta sepakat mendukung Indonesia dalam mengembalikan Irian Barat ke dalam wilayah Indonesia
2. Dalam KAA para peserta mengakui bahwa wilayah Irian Barat merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pemerintah RI mengambil langkah-langkah sebagai berikut :
1. Hubungan Indonesia - Belanda diubah dari united status menjadi hubungan biasa.
2. Pada tanggal 3 Mei 1956 melakukan pembatalan hasil-hasil KMB\Pada tanggal 17 Agustus 1956 membentuk Provinsi Irian Barat yang berkedudukan di Saosiu dan menunjuk Sultan Tidore, Zaenal Abidin Syah sebagai gubernurnya.
3. Pada tanggal 18 November 1957 diadakan rapat umum penbebasan Irian Barat.
4. Pada tanggal 5 Desember 1957 melarang semua film yang berbahasa Belanda, kapal terbang Belanda juga dilarang mendarat dan terbang di wilayah RI.
5. Pada tanggal 5 Desember 1958 melakukan penghentian semua kegiatan konsuler Belanda di Indonesia.
6. Dengan Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 1958 dilakukan pengambilalihan modal Belanda di Indonesia.
7. Pada tanggal 19 Februari 1958 dibentuk Front Nasional Pembebasan Irian Barat
8. Pada tanggal 17 Agustus 1960 memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda
9. Menasionalisasi 700 perusahaan milik Belanda di Indonesia

TANGGAPAN MASYARAKAT DUNIA TERHADAP PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DALAM MEREBUT IRIAN BARAT
Tanggapan Masyarakat Atas Perjuangan Pengembalian Irian Barat
Kesungguhan perjuangan  bangsa  Indonesia  dalam  pengembalian  mendapat  simpati  dari  diplomat  Amerika Serikat  yang  bernama Ellworth  Bunker,  beliau  mengajukan  usul  yang  terkenal  dengan  nama  Rencana Bunker yang isinya adalah sebagai berikut :
1. Pemerintah Irian Barat harus di serahkan kepada RI,
2. Sesudah sekian tahun dibawah pemerintahan RI, rakyat Irian Barat diberi kesempatan untuk menentukan pendapatnya untuk tetap dalam RI atau memisahkan diri,
3. Pelaksanaan penyerahan Irian Barat akan selesai dalam waktu dua tahun,
4. Untuk  menghindari  terjadinya  bentrokan  antara  kekuatan  Indonesia  dan  Belanda,  diadakan  masa peralihan di bawah pemerintahan PBB selama satu tahun.
Rencana  Bunker  tersebut  disambut  baik  oleh  pemerintah  RI  sebaliknya  Belanda  terang- terangan  menolak rencana  tersebut.  Sehingga  pemerintah  RI  menyiapkan  operasi  besar-besaran  yang  dikenal  dengan  operasi Jayawijaya. Situasi yang semakin memanas membuat Presiden Amerika Serikat yaitu John F. Kennedy turun tangan  membujuk  Belanda  agar  mau  menerima  rencana  Bunker  dengan  pertimbangan  kuatir  RI  akan mendekat  pada  Rusia.  Sebagai  gantinya  Amerika  Serikat  akan  memberi  bantuan  ekonomi  pada  Belanda.
Seruan Presiden Amerika Serikat membuahkan hasil dengan ditandatanganinya perundingan New York pada tanggal 15 Agustus 1962 dengan MenteriLuar Negeri Subandrio mewakili pemerintah RI dan Van Royen dan Schuurman mewakili Belanda serta disaksikan oleh Sekjen PBB U Thant dan Bunker.

PERISTIWA GERAKAN 30 SEPTEMBER 1945 YANG DILAKUKAN PKI
Gerakan 30 September (dahulu juga disingkat G 30 S PKI, G-30S/PKI), Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi selewat malam tanggal 30 September sampai di awal 1 Oktober 1965 di saat tujuh perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia.
Isu masalah tanah dan bagi hasil
Pada tahun 1960 keluarlah Undang-Undang Pokok Agraria (UU Pokok Agraria) dan Undang-Undang Pokok Bagi Hasil (UU Bagi Hasil) yang sebenarnya merupakan kelanjutan dari Panitia Agraria yang dibentuk pada tahun 1948. Panitia Agraria yang menghasilkan UUPA terdiri dari wakil pemerintah dan wakil berbagai ormas tani yang mencerminkan 10 kekuatan partai politik pada masa itu. Walaupun undang-undangnya sudah ada namun pelaksanaan di daerah tidak jalan sehingga menimbulkan gesekan antara para petani penggarap dengan pihak pemilik tanah yang takut terkena UUPA, melibatkan sebagian massa pengikutnya dengan melibatkan backing aparat keamanan. Peristiwa yang menonjol dalam rangka ini antara lain peristiwa Bandar Betsi di Sumatera Utara dan peristiwa di Klaten yang disebut sebagai ‘aksi sepihak’ dan kemudian digunakan sebagai dalih oleh militer untuk membersihkannya. Keributan antara PKI dan Islam (tidak hanya NU, tapi juga dengan Persis dan Muhammadiyah) itu pada dasarnya terjadi di hampir semua tempat di Indonesia, di Jawa Barat, Jawa Timur, dan di provinsi-provinsi lain juga terjadi hal demikian.
Faktor Malaysia
Negara Federasi Malaysia yang baru terbentuk pada tanggal 16 September 1963 adalah salah satu faktor penting dalam insiden ini. Konfrontasi Indonesia-Malaysia merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI, menjelaskan motivasi para tentara yang menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober), dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat.

SEBAB SEBAB JATUHNYA PEMERINTAHAN ORDE BARU
1. Krisis Ekonomi dan Moneter
Pada waktu krisis melanda Thailand, keadaan Indonesia masih baik. Inflasi rendah, ekspor masih surplus sebesar US$ 900 juta dan cadangan devisa masih besar, lebih dari US$ 20 B. Banyak perusahaan besar menggunakan hutang dalam US Dollar. Ini merupakan cara yang menguntungkan ketika Rupiah masih kuat. Hutang dan bunga tidak jadi masalah karena diimbangi kekuatan penghasilan Rupiah.
2. Krisis Politik
Pada dasarnya secara de jure (secara hukum) kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil dari rakyat, tetapi ternyata secara de facto (dalam kenyataannya) anggota MPR sudah diatur dan direkayasa, sehingga sebagian besar anggota MPR tersebut diangkat berdasarkan pada ikatan kekeluargaan (nepotisme).
3. Krisis Kepercayaan
Dalam pemerintahan Orde Baru berkembang KKN yang dilaksanakan secara terselubung maupun secara terang-terangan.
4. Krisis Sosial
Ada dua jenis aspirasi dalam masyarakat, yaitu mendukun Soeharto atau menuntut Seoharto turun dari kursi kepresidenan. Kelompok yang menuntut Presiden Soeharto untuk mundur diwakili oleh mahasiswa.
5. Krisis Hukum
Banyak ketidakadilan yang terjadi dalam pelaksanaan hukum pada masa pemerintahan Oede Baru. Seperti kekuasaan kehakiman yang dinyatakan pada pasal 24 UUD 1945 bahwa kehakiman memiliki kekuasaan yang merdeka dan terlepas dari kekuasaan pemerintah (eksekutif).
6. Tragedi Trisakti
Aksi demonstrasi mahasiswa diawali dari kampus Universitas Trisakti. Aksi demo yang diikutu sekitar sepuluh ribu mahasiswa, deosen, dan segenap karyawan Universitas Trisakti ini terjadi pada tanggal 12 Mei 1998.
Kerusuhan diberbagai kota
Tragedi Trisakti memicu terjadinya aksi demo dibeberapa daerah Republik Indonesia. Pada dasarnya tuntutan yang mereka suarakan sama, yaitu menuntut adanya reformasi total. Aksi yang di pelopori mahasiswa ini disusupi oleh masa dari berbagai kalangan sehingga menimnulkan kerusahan.

Contoh Sesorah Bahasa Jawa Singkat

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menyampaikan pidato atau kata medhar.  Berikut adalah empat jenis pidato atau sesorah / medhar kata: Metode Memory (Cara Apalan) Metode ini dilakukan dengan membuat text to speech (sesorah / medhar kata) pertama , maka teks tersebut akan hafal sampai persis seperti text to speech (sesorah / medhar kata) yang telah dibuat. Cara ini cukup sulit karena manusia itu sendiri rentan untuk melupakan. metode ini biasanya digunakan anak-anak yang sedang belajar bicara (kata medhar) . metode naskah atau teks (Maca Script utawi teks)  metode ini dilakukan dengan membuat pidato (kata medhar) pertama, kemudian teks dibawa untuk dibaca sebagai pidato (kata medhar). metode ini digunakan untuk meghindari kesalahan dalam pidato sehingga tujuan dapat dicapai dengan ucapan yang baik. metode ini umumnya digunakan dalam acara-acara formal, seperti alamat negara, peresmian tempat, dll metode Impromptu (impromtu) metode ini dilakukan dengan spontanitas. dalam melaksanakan ini metode pengalaman dan pengetahuan yang luas yang diperlukan untuk disampaikan sebagai pidato, mengambil Catatan kecil (Ekstemporan)  metode ini dilakukan dengan membawa buku catatan kecil yang berisi garis besar pidato materi yang berfungsi sebagai pengingat dalam pidato, sehingga ketika pidato tidak menyimpang dari materi yang akan disampaikan. membuat teman kebingungan apartemen membuat pidato di Jawa atau disebut sesorah inilah contoh - contoh sesorah                  

1. Sesorah Sumpah Pemuda

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak Kepala Sekolah ingkang satuhu kula bekteni, Bapak/Ibu Dwija saha karyawan SMA Negeri 11 Sembada ingkang satuhu kinurmatan, sarta kanca-kanca ingkang kula tresnani. Ingkang sepisan sumangga kula panjenengan sedaya ngaturaken puji syukur dhateng Gusti Allah ingkang maha welas asih ingkang tansah paring nikmat saha rahmat satemah kula saha panjenengan taksih saged pados ngelmu inggih menika taksih saged sinau wonten ing pawiyatan kita menika.

Kaping kalih, nuwun sewu kula sampun kumawantun jumeneng wonten ngarsa panjenengan sedaya saperlu badhe ngaturaken sesorah bab Sumpah Pemuda. Kula panjenengan sedaya tamtu sampun sami mangertos bilih tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia mengeti dinten Sumpah Pemuda. Inggih menika salah satunggaling kedadosan sakral ingkang nedahaken dhateng sedaya tiyang bilih bangsa Indonesia bangsa ingkang anggadhahi semangat juang, semangat nyawiji bhineka tunggal ika, dados bangsa ingkang jumeneng kanthi jejeg.

Wondene wosipun Sumpah Pemuda inggih menika:
1.Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertanah air satu, tanah air Indonesia
2.Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
3.Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa Indonesia

Wosipun sumpah saha prasetya menika wajib kula saha panjenengan sedaya jagi saha dipunwarisaken dhumateng putra wayah kagem mujudaken gegayuhan kamardikan saha gesang kanthi gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja, adil saha sejahtera. Kita minangka siswa nggadahi jejibahan njagi semangat dalah mempeng anggenipun sinau.  Minangka pemuda kita ugi kedah semangat saha sregep anggenipun nyambut damel ngisi pambangunanipun bangsa.

Menika ingkang saged kula aturaken ngengingi babagan Sumpah Pemuda.  Pramila cekap semanten kemawon atur kula, mbok bilih kathah klenta-klentuning atur kula tansah nyuwun agunging pangaksami.

Wassalammuallaikum Wr. Wb.

2. Sesorah wisudha kelas XII

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak kepala sekolah ingkang satuhu kula bekteni, Bapak saha Ibu dwija  ingkang satuhu kinurmatan, para rawuh ingkang sinuba ing karaharjan dalasan rayi kula kelas X saha XI saha kanca-kanca kelas XII ingkang kula tresnani.

 Puji syukur tansah konjuk wonten ngarsanipun dhumateng Allah SWT ingkang sampun paring kanugrahan ingkang tanpa kendhat awujud kasarasan, rahmat saha hidayah dhumateng kula panjenengan sami. Pramila awit saking sih nugrahaning Gusti ingkang hakarya jagat kula panjenengan sami ing wekdal menika saged kempal saperlu hangrawuhi adicara ing kalenggahan menika kanthi wilujeng nir ing sambekala.

Kadang kula kelas X saha XI ingkang kula tresnani, sekedhap malih kula sakanca kelas XII badhe nilaraken pawiyatan ing SMA Buana menika. Awit saking menika mbok bilih sadangunipun kula sesrawungan kaliyan sedherek sedaya wonten kalepatan saha kekhilafan ingkang sengaja punapa boten kasengaja kula minangka sulihipun kanca-kanca nyuwun agunging pangapunten.
Wonten mriki kula paring pepeling dhateng rayi-rayi kula sedaya mugi – mugi sasampunipun kula sakanca medal saking pawiyatan mriki rayi kula kelas X saha XI  sageda dados siswa – siswi  ingkang tansah mbangun turut dhumateng Bapak saha Ibu dwija saha dados siswa ingkang pinter saha kreatif.

Rayi kula kelas X saha XI ingkang kula tresnani, kula tansah dedonga saha memuji mugi – mugi rayi kula ingkang taksih wonten ing pawiyatan mriki tansah pinaringan pangayomanipun Allah SWT saha semanten ugi kula nyuwun donga saha pangestu dhumateng para rayi kula mugi – mugi kula saged nglajengaken wonten ing pawiyatan ingkang langkung inggil, wondene ingkang badhe nyambut damel sageda tumunten pikantuk padamelan ingkang trep kaliyan ngelmi saha kesagedanipun piyambak – piyambak.

Wasana, semanten atur kula minangka sesulih saking kanca-kanca kelas XII sedaya,  mbok bilih anggen kula matur wonten kalepatan, kula tansah nyuwun samodra pangaksami.

Wassalammuallaikum Wr. Wb.

3. Sesorah Tanggap Warsa  Sekolah

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak Kepala Sekolah ingkang satuhu kula bekteni, Bapak saha Ibu Dwija ingkang satuhu kinurmatan, saha kanca-kanca ingkang kula tresnani. Puji syukur tansah katur dhumateng Allah SWT ingkang sampun paring kanugrahan, rahmat saha hidayah dhumateng kula panjenengan sedaya, satemah ing wekdal menika kula saha panjenengan sedaya saged kempal kanthi wilujeng nir ing sambekala.

Salajengipun, kula ingkang minangka sesulihipun panitya tanggap warsa SMA Buana ngaturaken sugeng rawuh mugi-mugi rawuh panjenengan saged adamel regenging swasana. Awit saking punika kula ngaturaken gunging panuwun. Boten kesupen kula ngaturaken gunging panuwun ugi dhumateng Bapak kepala sekolah ingkang sampun paring idin palilah murih saged katindakaken sedaya adicara pengetan ambal warsa pawiyatan kita menika. Kula ugi ngaturaken gunging panuwun ingkang tanpa pepindhan dhumateng bapak saha ibu dwija sumrambah karyawan ingkang lila legawa paring eguh pratikel murih pratitising adicara punika. Boten kesupen kula ngaturaken agung panuwun dhumateng kanca-kanca panitya tanggap warsa ingkang sampun paring pambiyantu supados adicara ing kalenggahan menika saged kaleksanan.

Bapak saha ibu sarta kadang-kadang mitra ingkang satuhu bagya mulya.
Dene wosing gati panjenengan kasuwun rawuh ing pahargyan menika saperlu mengeti dinten ingkang mirunggan menika. Wondene ancas ingkang kinandhut mugi-mugi pahargyan punika saged dados pecuting lampah ing dinten-dinten samangke, ningkataken prestasi tuwin akhlakipun kula panjenengan sedaya mliginipun para siswa SMA Buana menika.

Ing wasana sugeng amriksani ngantos paripurnaning adicara ing wekdal punika, lan  mbok bilih anggen kula matur kathah kalepatan kula tansah nyuwun samodra pangaksami.

Wassalammuallaikum Wr. Wb.

 4. Sesorah Dinten Kamardikan

Assalamualaikum Wr. Wb.

               Bapak kepala sekolah ingkang satuhu kula bekteni, Bapak saha Ibu Dwija dalasan karyawan SMA Negeri 11 Sembada ingkang satuhu kinurmatan, saha kanca-kanca ingkang kula tresnani. Saderengipun mangga sesarengan ngaturaken syukur Alhamdulillah wonten ngarsanipun dalem Allah SWT, dene kula panjenengan sami taksih pinaringan rahmat saha hidayahipun, katitik kula panjenengan sekaliyan taksih saged kempal wonten ing papan mriki, saperlu hangrawuhi adicara pengetan dinten Kamardikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Wonten ing mriki, kula badhe ngaturaken satunggaling tema Kamardikan Republik Indonesia.

               Kita sedaya mangertos, bilih atusan warsa kita dipunjajah dening bangsa Walanda. Rakyat dipundamel ajrih saha nampi kasangsaran amargi kajajah. Kanthi landhasan tekad saha raos handarbeni dhumateng bangsa saha nagari ingkang kiyat, rakyat Indonesia ngupaya supados saged mardika. Kawontenan menika saged kaleksanan rikala dinten Jumat tanggal 17 Agustus 1945. Pramila, rakyat Indonesia mengeti saben 17 Agustus minangka dinten kamardikan bangsa kita, kangge pepeling saha mengeti Kamardikan Republik Indonesia ugi pengurbananipun para pahlawan ingkang sampun gugur kangge kamardikaning bangsa kita.

               Awit saking menika kula panjenengan sami kedhah tansah ngaturaken raos syukur awit kanugrahan kasebat. Raos syukur menika antawisipun kawujudaken kanthi acara jalan santai sesarengan satunggal RW, ngecet gapura, pasang umbul-umbul, pasang lampu maneka warni, ugi kerja bakti lingkungan kanthi masang aksesoris merah putih. Lomba ingkang dipunwontenaken, antawisipun panjat pinang, tarik tambang, balap karung, nedha krupuk saha sanes-sanesipun.

               Adicara inti dipunwontenaken tirakatan wonten ing malem tanggal 17 Agustus wonten ing pawiyatan kita menika. Pramila saking menika, kula saha panjenengan sedaya tansah ngaturaken raos syukur ugi nyuwun kaliyan Gusti Allah SWT supados bangsa kita menika dados bangsa ingkang langkung sae.

               Kula kinten kirang wicaksana menawi kathah anggen kula matur. Pramila cekap semanten kemawon atur kula, mbok bilih wonten klenta-klentuning atur, kula tansah nyuwun agunging pangaksami.

Wassalammuallaikum Wr. Wb.

5. Sesorah Dinten Kartini

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak Kepala Sekolah ingkang dahat kinurmatan, Bapak-Ibu dwija saha karyawan SMA Negeri 11 Sembada ingkang sinudarsana, sarta kanca-kanca ingkang kula tresnani. Mangga kula panjenengan sedaya sareng-sareng ngaturaken puja saha puji syukur dhumateng ngarsanipun Gusti Allah ingkang maha mirah, inggih awit saking kamirahanipun kula panjengan sedaya saged kempal wonten ing adicara pahargyan pengetan dinten kartini ing wekdal menika.

Bapak Kepala Sekolah, Bapak-Ibu dwija saha karyawan SMA Negeri 11 Sembada saha kanca-kanca ingkang kula tresnani. Pengetan dinten Kartini wigatos sanget tumrap kula saha panjenengan sedaya. R.A Kartini ibaratipun kados dene sekar ingkang tansah ambabar ganda arum ing bangsa Indonesia. Labuh labetipun R.A Kartini saestu luhur sanget tumrap kaum wanita. Langkung-langkung ing wekdal menika upaya ingkang dipun tindakaken R. A. Kartini saged ndadosaken kangge majengipun bangsa Indonesia ingkang kita tresnani menika.

Bapak Kepala Sekolah, Bapak-Ibu dwija saha karyawan SMA Negeri 11 Sembada sahakanca-kanca ingkang suka ing basuki. Pancen sampun dados kodratipun wanita limrah nggadahi raos ingkang kalangkung alus. Sanadyan mekaten, greget ing manah tansah makantar pindha waja ngudi kautaman. Sadaya punika inggih awit saking pangaribawa lelabetanipun Ibu Kartini ingkang sampun tumancep saha  ngrembaka ing manahipun wanita Indonesia. Kanthi mekaten menika, sumangga para kadang putri sami saged nglajengaken gegayuhan tuwin lelabetanipun Ibu Kartini ingkang luhur punika. Ingkang boten kenging dipunlirwakaken inggih punika ingkang tansah ngudi jati dhirinipun putri Indonesia. Putri Indonesia ingkang prasaja, mrantasi sadhengah karya.

Mugi-mugi wanita Indonesia saged gesang rukun, mat-sinamat, sih sinisihan, lan sami asah, asih, saha asuh. Cekap semanten atur kula, bilih kathah lepatipun kula nyuwun agunging pangapunten.

Wassalammuallaikum Wr. Wb.

Persamaan Dan Perbedaan Orde Lama, Orde Baru Dan Era Reformasi

PERSAMAAN
Sama-sama masih terdapat ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidakadilan Setelah Indonesia Merdeka, ketimpangan ekonomi tidak separah ketika zaman penjajahan namun tetap saja ada terjadi ketimpangan ekonomi, kemiskinan, dan ketidakadilan. Dalam 26 tahun masa orde baru (1971-1997) rasio pendapatan penduduk daerah terkaya dan penduduk daerah termiskin meningkat dari 5,1 (1971) menjadi 6,8 (1983) dan naik lagi menjadi 9,8 (1997). Ketika reformasi ketimpangan distribusi pendapatan semakin tinggi dari 0,29 (2002) menjadi 0,35 (2006).
Sehingga dapat dikatakan bahwa kaum kaya memperoleh manfaat terbesar dari pertumbuhan ekonomi yang dikatakan cukup tinggi, namun pada kenyataanya tidak merata terhadap masyarakat.

o Adanya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)
Orde Lama: Walaupun kecil, korupsi sudah ada.
Orde Baru: Hampir semua jajaran pemerintah koruptor (KKN).
Reformasi: Walaupun sudah dibongkar dan dipublikasi di mana-mana dari media massa,media elektronik,dll tetap saja membantah melakukan korupsi.
Hal ini menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat yang sulit untuk disembuhkan akibat praktik-pratik pemerintahan yang manipulatif dan tidak terkontrol.

PERBEDAAN :
- Orde lama (Demokrasi Terpimpin)
1. Masa Pasca Kemerdekaan (1945-1950)
Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :

a. Inflasi yang sangat tinggi, disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat harga.
b. Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negeri RI.
c. Kas negara kosong.
d. Eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan.
Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, antara lain :
a.Program Pinjaman Nasional dilaksanakan oleh menteri keuangan Ir. Surachman dengan persetujuan BP-KNIP, dilakukan pada bulan Juli 1946.
b.Upaya menembus blokade dengan diplomasi beras ke India, mangadakan kontak dengan perusahaan swasta Amerika, dan menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan ke Singapura dan Malaysia.
c.Konferensi Ekonomi Februari 1946 dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, yaitu : masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan-perkebunan.
d.Pembentukan Planning Board (Badan Perancang Ekonomi) 19 Januari 1947
Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (Rera) 1948, mengalihkan tenaga bekas angkatan perang ke bidang-bidang produktif.
e.Kasimo Plan yang intinya mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Dengan swasembada pangan, diharapkan perekonomian akan membaik (mengikuti Mazhab Fisiokrat : sektor pertanian merupakan sumber kekayaan).

- Orde Baru/ Orba (Demokrasi Pancasila)
Pada masa orde baru, pemerintah menjalankan kebijakan yang tidak mengalami perubahan terlalu signifikan selama 32 tahun. Dikarenakan pada masa itu pemerintah sukses menghadirkan suatu stablilitas politik sehingga mendukung terjadinya stabilitas ekonomi. Karena hal itulah maka pemerintah jarang sekali melakukan perubahan-perubahan kebijakan terutama dalam hal anggaran negara.
Pada masa pemerintahan orde baru, kebijakan ekonominya berorientasi kepada pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ekonomi tersebut didukung oleh kestabilan politik yang dijalankan oleh pemerintah. Hal tersebut dituangkan ke dalam jargon kebijakan ekonomi yang disebut dengan Trilogi Pembangungan, yaitu stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan pemerataan pembangunan.
Hal ini berhasil karena selama lebih dari 30 tahun, pemerintahan mengalami stabilitas politik sehingga menunjang stabilitas ekonomi. Kebijakan-kebijakan ekonomi pada masa itu dituangkan pada Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN), yang pada akhirnya selalu disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk disahkan menjadi APBN.
APBN pada masa pemerintahan Orde Baru, disusun berdasarkan asumsi-asumsi perhitungan dasar. Yaitu laju pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, harga ekspor minyak mentah Indonesia, serta nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika. Asumsi-asumsi dasar tersebut dijadikan sebagai ukuran fundamental ekonomi nasional. Padahal sesungguhnya, fundamental ekonomi nasional tidak didasarkan pada perhitungan hal-hal makro. Akan tetapi, lebih kearah yang bersifat mikro-ekonomi. Misalnya, masalah-masalah dalam dunia usaha, tingkat resiko yang tinggi, hingga penerapan dunia swasta dan BUMN yang baik dan bersih. Oleh karena itu pemerintah selalu dihadapkan pada kritikan yang menyatakan bahwa penetapan asumsi APBN tersebut tidaklah realistis sesuai keadaan yang terjadi.
Format APBN pada masa Orde baru dibedakan dalam penerimaan dan pengeluaran. Penerimaan terdiri dari penerimaan rutin dan penerimaan pembangunan serta pengeluaran terdiri dari pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan. Sirkulasi anggaran dimulai pada 1 April dan berakhir pada 31 Maret tahun berikutnya. Kebijakan yang disebut tahun fiskal ini diterapkan seseuai dengan masa panen petani, sehingga menimbulkan kesan bahwa kebijakan ekonomi nasional memperhatikan petani.
APBN pada masa itu diberlakukan atas dasar kebijakan prinsip berimbang, yaitu anggaran penerimaan yang disesuaikan dengan anggaran pengeluaran sehingga terdapat jumlah yang sama antara penerimaan dan pengeluaran. Hal perimbangan tersebut sebetulnya sangat tidak mungkin, karena pada masa itu pinjaman luar negeri selalu mengalir. Pinjaman-pinjaman luar negeri inilah yang digunakan pemerintah untuk menutup anggaran yang defisit.
Ini artinya pinjaman-pinjaman luar negeri tersebut ditempatkan pada anggaran penerimaan. Padahal seharusnya pinjaman-pinjaman tersebut adalah utang yang harus dikembalikan, dan merupakan beban pengeluaran di masa yang akan datang. Oleh karena itu, pada dasarnya APBN pada masa itu selalu mengalami defisit anggaran.
Penerapan kebijakan tersebut menimbulkan banyak kritik, karena anggaran defisit negara ditutup dengan pinjaman luar negeri. Padahal, konsep yang benar adalah pengeluaran pemerintah dapat ditutup dengan penerimaan pajak dalam negeri. Sehingga antara penerimaan dan pengeluaran dapat berimbang. Permasalahannya, pada masa itu penerimaan pajak saat minim sehingga tidak dapat menutup defisit anggaran.
Namun prinsip berimbang ini merupakan kunci sukses pemerintah pada masa itu untuk mempertahankan stabilitas, khususnya di bidang ekonomi. Karena pemerintah dapat menghindari terjadinya inflasi, yang sumber pokoknya karena terjadi anggaran yang defisit. Sehingga pembangunanpun terus dapat berjalan.
Prinsip lain yang diterapkan pemerintah Orde Baru adalah prinsip fungsional. Prinsip ini merupakan pengaturan atas fungsi anggaran pembangunan dimana pinjaman luar negeri hanya digunakan untuk membiayai anggaran belanja pembangunan. Karena menurut pemerintah, pembangunan memerlukan dana investasi yang besar dan tidak dapat seluruhnya dibiayai oleh sumber dana dalam negeri.
Pada dasarnya kebijakan ini sangat bagus, karena pinjaman yang digunakan akan membuahkan hasil yang nyata. Akan tetapi, dalam APBN tiap tahunnya cantuman angka pinjaman luar negeri selalu meningkat. Hal ini bertentangan dengan keinginan pemerintah untuk selalu meningkatkan penerimaan dalam negeri. Dalam Keterangan Pemerintah tentang RAPBN tahun 1977, Presiden menyatakan bahwa dana-dana pembiayaan yang bersumber dari dalam negeri harus meningkat. Padahal, ketergantungan yang besar terhadap pinjaman luar negeri akan menimbulkan akibat-akibat. Diantaranya akan menyebabkan berkurangnya pertumbuhan ekonomi.
Hal lain yang dapat terjadi adalah pemerataan ekonomi tidak akan terwujud. Sehingga yang terjadi hanya perbedaan penghasilan. Selain itu pinjaman luar negeri yang banyak akan menimbulkan resiko kebocoran, korupsi, dan penyalahgunaan. Dan lebih parahnya lagi ketergantungan tersebut akan menyebabkan negara menjadi malas untuk berusaha meningkatkan penerimaan dalam negeri.
Prinsip ketiga yang diterapakan oleh pemerintahan Orde Baru dalam APBN adalah, dinamis yang berarti peningkatan tabungan pemerintah untuk membiayai pembangunan. Dalam hal ini pemerintah akan berupaya untuk mendapatkan kelebihan pendapatan yang telah dikurangi dengan pengeluaran rutin, agar dapat dijadikan tabungan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah dapat memanfaatkan tabungan tersebut untuk berinvestasi dalam pembangunan.
Kebijakan pemerintah ini dilakukan dengan dua cara, yaitu derelgulasi perbankan dan reformasi perpajakan. Akan tetapi, kebijakan demikian membutuhkan waktu dan proses yang cukup lama. Akibatnya, kebijakan untuk mengurangi bantuan luar negeri tidak dapat terjadi karena jumlah pinjaman luar negeri terus meningkat. Padahal disaat yang bersamaan persentase pengeluaran rutin untuk membayar pinjaman luar negeri terus meningkat. Hal ini jelas menggambarkan betapa APBN pada masa pemerintahan Orde Baru sangat bergantung pada pinjaman luar negeri. Sehingga pada akhirnya berakibat tidak dapat terpenuhinya keinginan pemerintah untuk meningkatkan tabungannya.
- Masa Reformasi (Demokrasi Liberal)
Pada masa krisis ekonomi,ditandai dengan tumbangnya pemerintahan Orde Baru kemudian disusul dengan era reformasi yang dimulai oleh pemerintahan Presiden Habibie. Pada masa ini tidak hanya hal ketatanegaraan yang mengalami perubahan, namun juga kebijakan ekonomi. Sehingga apa yang telah stabil dijalankan selama 32 tahun, terpaksa mengalami perubahan guna menyesuaikan dengan keadaan.
Pemerintahan presiden BJ.Habibie yang mengawali masa reformasi belum melakukan manuver-manuver yang cukup tajam dalam bidang ekonomi. Kebijakan-kebijakannya diutamakan untuk mengendalikan stabilitas politik. Pada masa kepemimpinan presiden Abdurrahman Wahid pun, belum ada tindakan yang cukup berarti untuk menyelamatkan negara dari keterpurukan. Padahal, ada berbagai persoalan ekonomi yang diwariskan orde baru harus dihadapi, antara lain masalah KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), pemulihan ekonomi, kinerja BUMN, pengendalian inflasi, dan mempertahankan kurs rupiah. Malah presiden terlibat skandal Bruneigate yang menjatuhkan kredibilitasnya di mata masyarakat. Akibatnya, kedudukannya digantikan oleh presiden Megawati.
Masa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri mengalami masalah-masalah yang mendesak untuk dipecahkan adalah pemulihan ekonomi dan penegakan hukum. Kebijakan-kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi persoalan-persoalan ekonomi antara lain :
a)Meminta penundaan pembayaran utang sebesar US$ 5,8 milyar pada pertemuan Paris Club ke-3 dan mengalokasikan pembayaran utang luar negeri sebesar Rp 116.3 triliun.
b)Kebijakan privatisasi BUMN. Privatisasi adalah menjual perusahaan negara di dalam periode krisis dengan tujuan melindungi perusahaan negara dari intervensi kekuatan-kekuatan politik dan mengurangi beban negara. Hasil penjualan itu berhasil menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,1 %. Namun kebijakan ini memicu banyak kontroversi, karena BUMN yang diprivatisasi dijual ke perusahaan asing.
Di masa ini juga direalisasikan berdirinya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tetapi belum ada gebrakan konkrit dalam pemberantasan korupsi. Padahal keberadaan korupsi membuat banyak investor berpikir dua kali untuk menanamkan modal di Indonesia, dan mengganggu jalannya pembangunan nasional.
Masa Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono terdapat kebijakan kontroversial yaitu mengurangi subsidi BBM, atau dengan kata lain menaikkan harga BBM. Kebijakan ini dilatar belakangi oleh naiknya harga minyak dunia. Anggaran subsidi BBM dialihkan ke subsidi sektor pendidikan dan kesehatan, serta bidang-bidang yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan kontroversial pertama itu menimbulkan kebijakan kontroversial kedua, yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin. Kebanyakan BLT tidak sampai ke tangan yang berhak, dan pembagiannya menimbulkan berbagai masalah sosial.Kebijakan yang ditempuh untuk meningkatkan pendapatan perkapita adalah mengandalkan pembangunan infrastruktur massal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengundang investor asing dengan janji memperbaiki iklim investasi. Salah satunya adalah diadakannya Indonesian Infrastructure Summit pada bulan November 2006 lalu, yang mempertemukan para investor dengan kepala-kepala daerah.
Menurut Keynes, investasi merupakan faktor utama untuk menentukan kesempatan kerja. Mungkin ini mendasari kebijakan pemerintah yang selalu ditujukan untuk memberi kemudahan bagi investor, terutama investor asing, yang salah satunya adalah revisi undang-undang ketenagakerjaan. Jika semakin banyak investasi asing di Indonesia, diharapkan jumlah kesempatan kerja juga akan bertambah.
Pada pertengahan bulan Oktober 2006 , Indonesia melunasi seluruh sisa utang pada IMF sebesar 3,2 miliar dolar AS. Dengan ini, maka diharapkan Indonesia tak lagi mengikuti agenda-agenda IMF dalam menentukan kebijakan dalam negeri. Namun wacana untuk berhutang lagi pada luar negri kembali mencuat, setelah keluarnya laporan bahwa kesenjangan ekonomi antara penduduk kaya dan miskin menajam, dan jumlah penduduk miskin meningkat dari 35,10 jiwa di bulan Februari 2005 menjadi 39,05 juta jiwa pada bulan Maret 2006. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, antara lain karena pengucuran kredit perbankan ke sector riil masih sangat kurang (perbankan lebih suka menyimpan dana di SBI), sehingga kinerja sector riil kurang dan berimbas pada turunnya investasi. Selain itu, birokrasi pemerintahan terlalu kental, sehingga menyebabkan kecilnya realisasi belanja Negara dan daya serap, karena inefisiensi pengelolaan anggaran. Jadi, di satu sisi pemerintah berupaya mengundang investor dari luar negri, tapi di lain pihak, kondisi dalam negeri masih kurang kondusif.

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF GLOBALISASI

Bidang Sosial Budaya

Dampak Positif :
- Menjunjung tinggi pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM).
- Mengadakan pertukaran pelajar antar negara.
- Adanya rasa solidaritas sosial yang tinggi antarbangsa di berbagai negara.
- Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran.
- Memacu untuk meningkatkan kualitas diri.

Dampak Negatif :
- Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD atau DVD.
- Rasa kekeluargaan yang akan berkurang dengan adanya jiwa individualis.
- Kesenjangan sosial semakin tajam.
- Budaya-budaya tradisional kita akan tergeser oleh budaya negara lain.
- Erosi nilai-nilai budaya.
- Terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa.
- Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa.
- Membuat sikap menutup diri dan berpikir sempit.
- Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat.
- Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal.
- Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri.
- Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme.
- Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.

BIDANG EKONOMI

Dampak Positif :
Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
Terjadinya industrialisasi.
Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
Makin terbukanya pasar Internasional bagi hasil produksi dalam negeri.
Dapat meningkatkan kesempatan kerja dan devisa negara.
Mendorong kita untuk meningkatkan kualitas produk yang tinggi.
Produksi global dapat ditingkatkan.
Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara.
Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri.
Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik.
Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi.

Dampak Negatif :
Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional.
Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia.
Masuknya wisatawan ke Indonesia melunturkan nilai luhur bangsa.
Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
Menghambat pertumbuhan sektor industri.
Memperburuk neraca pembayaran.
Sektor keuangan semakin tidak stabil.
Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

BIDANG POLITIK

Dampak Positif :
Memberikan dorongan yang besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara.
Meningkatnya hubungan diplomatik antar negara.
Kerjasama antar negara jadi lebih cepat dan mudah.
Menegakan nilai-nilai demokrasi.
Memperluas dan meningkatkan hubungan dan kerja sama Internasional.
Partisipasi aktif dalam percaturan politik untuk menuju perdamaian dunia.

Dampak Negatif :
Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan.
Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi.
Timbulnya gelombang demokratisasi (Dambaan akan kebebasan).
Adanya ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang akan menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Semakin meningkatnya nilai-nilai politik individu, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
Timbulnya fanatisme rasial, etnis, dan agama dalam forum & organisasi.
Timbulnya unjuk rasa yang semakin berani dan terkadang mengabaikan kepentingan umum.
Adanya konspirasi internasional, yaitu pertentangan kekuasaan dan percaturan politik
Internasional selalu mengarah kepada persekongkolan.
Lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan gotong royong.

BIDANG IPTEK
Dampak Positif :
Teknologi yang mengglobal membuat seluruh dunia bisa saling berhubungan satu sama lain.
Globalisasi membuat semua orang selalu update mengenai perkembangan dunia.
Semua orang dapat berpergian kemanapun yang ia mau.
Pekerjaan menjadi semakin mudah dengan adanya teknologi yang sudah mengglobal.
Globalisasi di bidang teknologi memicu meluasnya lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Dampak Negatif :
Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.
Penyalahgunaan informasi dan situs untuk tujuan yang tidak baik.
Menurunnya moral bangsa akibat semakin mudahnya membuka situs yang tidak layak.
Semakin mudahnya komputer terserang virus akibat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kerahasiaan alat tes kedokteran semakin terancam akibat semakin mudahnya kita memperoleh dari internet.

BIDANG TRANSPORTASI
Dampak positif :
Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
Mudah melakukan komunikasi
Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi)
Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran
Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
Mudah memenuhi kebutuhan
Membuat sikap terbuka, berpikiran luas

BIDANG TRANSPORTASI
Dampak negative :
Informasi yang tidak tersaring
Perilaku konsumtif
Ketergantungan dengan teknologi
Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara

ARTI PENTING GLOBALISASI BAGI INDONESIA

Sebagai anggota masyarakat dunia, Indonesia pasti tidak dapat dan tidak akan mengisolasi diri dari pergaulan internasional. Andaikata insolasi diri itu terjadi, sudah dapat dipastikan Indonesia tidak akan mampu memenuhi kebutuhanya sendiri. Ini artinya apa? artinya tidak lain bahwa di dalam ubungan internasional terjadi apa yang dinamakan saling berhubungan dan salingketergantungan antara satu negara dengan negara yang lainya.\
Globalisasi memang sering digambarkan sebagai sebuah gejala ekonommi, yang ditandai dengan munculnya banyak perusahaan multinasional, yang beroperasi melintas batas-batas wilayah negara. Hal ini memengaruhi proses produksi dan penyebaran tenaga kerja internasional. Namun sesungguhnya lebih luas dari itu, sebab selain bidang ekonomi, juga menyangkut politik, sosial dan budaya. Semua bidang tersebut digerakkan oleh perkembangan informasi dan teknologi komunikasi yang telah mampu meningkatkan kecepatan dan lingkup hubungan antarmanusia di seluruh pelosok dunia.
Contoh yang masih sangat aktual adalah peristiwa yang lalu tejadi di Yogyakarta, tepatnya tanggal 27 Mei 2006, yaitu gempa bumi. Dalam waktu sekejap, apa yang terjadi di Yogyakarta tersebut langsung dapat diketahui oleh hampir seluruh manusia yang ada di dunia ini. Contoh lain adalah perebutan piala dunia sepak bola atau cabang olahraga lainya. hampir semua pasang mata orang di dunia dapat menyaksikan pertandingan tersebut tanpa harus datang ke negara penyelenggara. Dari beberapa contoh ini kita tahu bahwa globalisasi sesungguhnya telah merambah ke segenap bidang kehidupan kita.
Globalisasi memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia yang sedang membangun yaitu dengan mengambil manfaat dari kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa atau negara lain, untuk diterapkan di Indonesia, Sudah barang tentu tidak semua kemajuan yang dialami bangsa lain akan kita ambil atau kita tiru begitu saja. Indonesia seharusnya hanya akan mengambil kemajuan dari sisi positifnya saja, baik itu kemajuan di bidang ekonomi, politik, teknologi, maupun sosial budaya. Untuk itu nilai-nilai Pancasila harus kita jadikan sebagai pedoman dan penyaring dari nilai globalisasi yang diserap, karena nilai-nilai pancasila sesuai dengan situasi dan kondisi dari bangsa Indonesia. pancasila bersumber dari agama dan adat istiadat yang digali dari bumi Indoensia.